Mengaktifkan Remote Dekstop (RDP) Pada Windos 10

Pada postingan saya kali ini akan mencoba menjelaskan cara mengaktifkan Remote Dekstop pada Windows 10. Remote Dekstop digunakan untuk melakukan remote terhadap komputer lain. Jadi user yang telah ditambahkan akan bisa mengakses komputer tersebut dari jarak jauh. Untuk mengaktifkan Remote Dekstop kalian dapat mengikuti langkah berikut ini:

  1. Buka File Explorer
  2. Piih This PC, klik kanan dan pilih Properties
  3. Pilih Remote Settings
  4. Pilih Tab Remote, lalu klik Select Users
  5. Pilih Add
  6. Pada “Enter the object names to select”, isikan user yang akan ditambahkan lalu klik Check Names
  7. Klik OK pada semua jendela yang muncul

Selamat mencoba πŸ™‚

Menambah Drive C dengan Aplikasi AOMEI Partition Assistant

Pada postingan saya kali ini akan menjelaskan cara menambah kapasitas Drive C dengan aplikasi AOMEI Partition Assistant (Download disini).

Kita akan mengalokasikan free space (1 GB) dari drive D ke drive C.

Setelah kalian mendownload dan menginstall aplikasi AOMEI Partition Assistant, silakan ikuti langkah berikut ini:

  1. Jalankan aplikasi AOMEI Partition Assistant (Pastikan kalian menyimpan seluruh pekerjaan kalian karena proses ini akan melakukan restart komputer)
  2. Pilih dan klik kanan pada drive D
  3. Pilih dan klik Allocate Free Space
  4. Pada pilihan Allocate Free Space, silakan masukan jumlah space yang akan kita alokasikan. (Pada contoh kali ini kita akan mengalokasikan 1 GB)
  5. Pada pilihan to, silakan pilih drive tujuan dari alokasi free space tersebut. (Pada contoh kali ini kita akan mengalokasikan free space ke Drive C). Lalu klik OK
  6. Pilih dan klik Apply
  7. Klik Proceed

Selamat mencoba πŸ™‚

Backup Windows dengan AOMEI Backupper

Pada postingan saya kali ini akan mencoba menjelaskan cara melakukan backup Windows dengan bantuan aplikasi AOMEI Backupper (Download disini).

Setelah kalian berhasil mendownload dan menginstall aplikasi tersebut, silakan ikuti langkah berikut ini:

  1. Jalankan aplikasi AOMEI Backupper
  2. Pilih Menu Backup
  3. Pilih System Backup
  4. Pada bagian Task Name, kalian dapat memberikan nama dari hasil backup
  5. Tentukan lokasi file penyimpanan backup tersebut
  6. Lalu klik Start Backup

Selamat mencoba πŸ™‚

Install Komputer Melalui LAN dengan SERVA

Pada postingan saya kali ini akan mencoba menjelaskan cara melakukan install OS komputer melalui LAN. Untuk melakukan percobaan tersebut kita membutuhkan 2 unit komputer dimana satu komputer sebagai server dan satu komputer lainnya sebagai client. File installer OS akan diletakan di server dan komputer client merupakan komputer yang akan kita install.

Untuk melakukan instalasi OS melalui LAN kita membutuhkan aplikasi SERVA (download disini). Kalian dapat menggunakan versi community.

Setelah mendownload SERVA tersebut, kalian harus mengekstrak file tersebut dan meletakannya di drive D (Contoh: D:\Serva\Serva_Community_v4.4.0-21041116).

Setelah itu letakan file installer OS pada file WIA_WDS (Contoh: D:\Serva\Serva_Community_v4.4.0-21041116\WIA_WDS).

Setelah itu lakukan sharing folder pada file WIA_WDS (Contoh: D:\Serva\Serva_Community_v4.4.0-21041116\WIA_WDS). Ubah share name menjadi “WIA_WDS_SHARE” dan atur permissions menjadi full control pada Everyone, perhatikan gambar berikut ini:

Kita juga harus melakukan setting password local. Kita dapat melihat user yang sedang kita gunakan dengan menjalankan CMD.

Setelah mengetahui user yang sedang kita gunakan, selanjutnya kita akan mengatur password dari user tersebut. Kita dapat mengaturnya dengan menjalankan “computer management > Local User and Groups > User > Pilih User yang sedang kita gunakan > Klik kanan > Set Password > Proceed > Masukan password > restart komputer server “.

Setelah melakukan pegaturan password user local, selanjutnya kita akan melakukan pengaturan IP. Atur IP komputer server pada LAN menjadi 10.1.1.3 dan Subnet mask menjadi 255.0.0.0

Kita kembali ke file Serva yang telah kita ekstrak, jalankan aplikasi SERVA sesuai dengan jenis komputer server yang kalian gunakan ( Serva32 atau Serva64).

Setelah itu kita akan melakukan setting pada aplikasi SERVA dengan cara mengklik logo SERVA yang ada di pojok kiri atas > pilih setting > pilih tab TFTP. Setelah itu setting sesuai gambar berikut ini:

Setelah itu pilih tab DHCP dan lakukan setting sesuai gambar berikut ini:

Setelah itu klik OK, lalu close aplikasi SERVA tersebut dan jalankan kembali.

Setelah muncul tulisan “Maintenance procedures End”, maka jalankan komputer client (komputer client boot biosnya harus disetting melalui LAN)

Silakan lanjutkan proses selanjutnya. Nanti kita akan diminta untuk memasukan username dan password, silakan masukan username dan password user local yang telah kita setting.

Catatan:

Untuk windows 7 biasanya kita harus mendownload driver ethernetnya terlebih dahulu, lalu kita buat file $OEM$\$1\Drivers\NIC pada folder instalasi OS windows 7 (Contoh: D:\Serva\Serva_Community_v4.4.0-21041116\WIA_WDS\Win7_x32\$OEM$\$1\Drivers\NIC). Lalu copy paste driver ethernet tersebut.

Selamat mencoba : )

Cara Mengetahui BIOS Mode Pada Komputer

Sebelum melakukan instalasi komputer, kita harus mengetahui mode BIOS yang digunakan pada komputer tersebut. Apakah BIOS mode komputer tersebut Legacy atau UEFI. Berikut langkah-langkah mengetahui BIOS mode yang digunakan pada suatu komputer:

  1. Tekan “Logo Windows” + “R” secara bersamaan
  2. Ketikan “msinfo32” lalu tekan “Enter”
  3. Maka akan muncul System Informasi
  4. Perhatikan pada bagian “BIOS Mode”, apakah Legacy atau UEFI

Untuk lebih jelasnya kalian dapat melihat video berikut ini:

Semoga bermanfaat πŸ™‚

Membuat Bootable Windows Pada Flashdisk Dengan CMD

Pada postingan saya sebelumnya, saya sudah menjelaskan cara membuat booatable windows dengan software Rufus (baca disini). Selain dengan software tersebut, kita juga dapat membuat bootable windows dengan CMD. Berikut langkah membuat bootable dengan windows:

1. Siapkan file instalasi windows

Hal-hal yang perlu diperhatikan:
"Perhatikan kapasitas atau size keseluruhan file instalasi windows"

2. Siapkan flashdisk yang akan dijadikan bootable windows

Hal yang perlu diperhatikan:
"Pastikan kapasitas flashdisk dapat menampung seluruh file instalasi windows. Backup terlebih dahulu data yang ada di flashdisk tersebut."

3. Buka CMD

Untuk membuka CMD kalian dapat menekan logo windows dan R secara bersamaan. Lalu ketik "CMD" dan tekan Enter

4. Masuk ke Diskpart

Untuk masuk ke diskpart, kalian tinggal mengetik "Diskpart" lalu tekan Enter.

5. Lihat semua List Disk

Setelah muncul Diskpart, kalian tinggal mengetik "List Disk" lalu tekan Enter untuk melihat semua list media penyimpanan yang terhubung ke komputer.

6. Pilih list disk pada flashdisk yang akan dijadikan bootable

Pada gambar di atas, flashdisk saya terdapat pada list disk 2. Maka untuk memilih list disk tersebut tinggal mengetik "Select Disk 2". Jika berhasil akan muncul pesan: "Disk 2 is now the selected disk."

7. Bersihkan flashdisk tersebut

Untuk membersihkan flashdisk tersebut kalian dapat mengetik "clean" dan tekan Enter. Jika berhasil akan muncul pesan "DiskPart succeeded in cleaning the disk."

8. Buat Partition Primary pada flashdisk tersebut

Untuk membuat partition primary, kalian dapat mengetik "Create partition primary" lalu tekan Enter. Jika berhasil akan muncul pesan : "DiskPart succeeded in creating the specified partition."

9. Aktifkan partition primary yang telah kita buat

Untuk mengaktifkan partition primay tersebut, kalian dapat mengetik "active" lalu tekan Enter. Jika berhasil akan muncul pesan "Dispkart marked current partition as active"

10. Format partisi tersebut

Untuk memformat partisi tersebut, kalian dapat mengetik "format fs=fat32 label=itcatatan quick". Tunggu sampai proses format sampai selesai. Jika sudah selesai muncul pesan: "100 percent completed"

11. Copy file instalasi window ke flashdisk tersebut

Hal-hal yang perlu diperhatikan:
"Pastikan semua file instalasi sudah ter-copy semua."

Selamat mencoba πŸ™‚

 

Mengatasi CMD Tidak Bisa Dibuka

Pada postingan saya kali ini saya akan mencoba mengatasi CMD yang tidak bisa dibuka. Berikut ini langkah mengatasi CMD yang tidak bisa dibuka:

  1. Tekan logo windos + R
  2. ketik “gpedit.msc”
  3. Setelah muncul jendela Group Policy EditorΒ  > User Configuration > Administrative Templates > System
  4. Cari dan pilih prevent access to the command prompt
  5. Pilih Disable > OK

Mengaktifkan Kembali Task Manager

Task Manager merupakan salah satu target yang sering di incar oleh virus. Virus biasanya akan memblokir task manager sehingga task manager tidak bisa di buka. Virus memblokir task manager karena task manager dapat menghentikan proses yang berjalan termasuk virus. Berikut ini langkah mengaktifkan task manager:

Lanjutkan membaca Mengaktifkan Kembali Task Manager