Menambah Drive C dengan Aplikasi AOMEI Partition Assistant

Pada postingan saya kali ini akan menjelaskan cara menambah kapasitas Drive C dengan aplikasi AOMEI Partition Assistant (Download disini).

Kita akan mengalokasikan free space (1 GB) dari drive D ke drive C.

Setelah kalian mendownload dan menginstall aplikasi AOMEI Partition Assistant, silakan ikuti langkah berikut ini:

  1. Jalankan aplikasi AOMEI Partition Assistant (Pastikan kalian menyimpan seluruh pekerjaan kalian karena proses ini akan melakukan restart komputer)
  2. Pilih dan klik kanan pada drive D
  3. Pilih dan klik Allocate Free Space
  4. Pada pilihan Allocate Free Space, silakan masukan jumlah space yang akan kita alokasikan. (Pada contoh kali ini kita akan mengalokasikan 1 GB)
  5. Pada pilihan to, silakan pilih drive tujuan dari alokasi free space tersebut. (Pada contoh kali ini kita akan mengalokasikan free space ke Drive C). Lalu klik OK
  6. Pilih dan klik Apply
  7. Klik Proceed

Selamat mencoba 🙂

Backup Windows dengan AOMEI Backupper

Pada postingan saya kali ini akan mencoba menjelaskan cara melakukan backup Windows dengan bantuan aplikasi AOMEI Backupper (Download disini).

Setelah kalian berhasil mendownload dan menginstall aplikasi tersebut, silakan ikuti langkah berikut ini:

  1. Jalankan aplikasi AOMEI Backupper
  2. Pilih Menu Backup
  3. Pilih System Backup
  4. Pada bagian Task Name, kalian dapat memberikan nama dari hasil backup
  5. Tentukan lokasi file penyimpanan backup tersebut
  6. Lalu klik Start Backup

Selamat mencoba 🙂

Install Komputer Melalui LAN dengan SERVA

Pada postingan saya kali ini akan mencoba menjelaskan cara melakukan install OS komputer melalui LAN. Untuk melakukan percobaan tersebut kita membutuhkan 2 unit komputer dimana satu komputer sebagai server dan satu komputer lainnya sebagai client. File installer OS akan diletakan di server dan komputer client merupakan komputer yang akan kita install.

Untuk melakukan instalasi OS melalui LAN kita membutuhkan aplikasi SERVA (download disini). Kalian dapat menggunakan versi community.

Setelah mendownload SERVA tersebut, kalian harus mengekstrak file tersebut dan meletakannya di drive D (Contoh: D:\Serva\Serva_Community_v4.4.0-21041116).

Setelah itu letakan file installer OS pada file WIA_WDS (Contoh: D:\Serva\Serva_Community_v4.4.0-21041116\WIA_WDS).

Setelah itu lakukan sharing folder pada file WIA_WDS (Contoh: D:\Serva\Serva_Community_v4.4.0-21041116\WIA_WDS). Ubah share name menjadi “WIA_WDS_SHARE” dan atur permissions menjadi full control pada Everyone, perhatikan gambar berikut ini:

Kita juga harus melakukan setting password local. Kita dapat melihat user yang sedang kita gunakan dengan menjalankan CMD.

Setelah mengetahui user yang sedang kita gunakan, selanjutnya kita akan mengatur password dari user tersebut. Kita dapat mengaturnya dengan menjalankan “computer management > Local User and Groups > User > Pilih User yang sedang kita gunakan > Klik kanan > Set Password > Proceed > Masukan password > restart komputer server “.

Setelah melakukan pegaturan password user local, selanjutnya kita akan melakukan pengaturan IP. Atur IP komputer server pada LAN menjadi 10.1.1.3 dan Subnet mask menjadi 255.0.0.0

Kita kembali ke file Serva yang telah kita ekstrak, jalankan aplikasi SERVA sesuai dengan jenis komputer server yang kalian gunakan ( Serva32 atau Serva64).

Setelah itu kita akan melakukan setting pada aplikasi SERVA dengan cara mengklik logo SERVA yang ada di pojok kiri atas > pilih setting > pilih tab TFTP. Setelah itu setting sesuai gambar berikut ini:

Setelah itu pilih tab DHCP dan lakukan setting sesuai gambar berikut ini:

Setelah itu klik OK, lalu close aplikasi SERVA tersebut dan jalankan kembali.

Setelah muncul tulisan “Maintenance procedures End”, maka jalankan komputer client (komputer client boot biosnya harus disetting melalui LAN)

Silakan lanjutkan proses selanjutnya. Nanti kita akan diminta untuk memasukan username dan password, silakan masukan username dan password user local yang telah kita setting.

Catatan:

Untuk windows 7 biasanya kita harus mendownload driver ethernetnya terlebih dahulu, lalu kita buat file $OEM$\$1\Drivers\NIC pada folder instalasi OS windows 7 (Contoh: D:\Serva\Serva_Community_v4.4.0-21041116\WIA_WDS\Win7_x32\$OEM$\$1\Drivers\NIC). Lalu copy paste driver ethernet tersebut.

Selamat mencoba : )

Navicat

Apa itu Navicat?

Navicat merupakan aplikasi yang digunakan untuk meremote database. Kita bisa mengelolah database dengan Navicat. Navicat support untuk database MySQL, Oracle, PostgreSQL, SQLite, SQL Server maupun database MariaDB. MySQL, Oracle, PostgreSQL, SQLite, SQL Server , dan MariaDB. Navicat dapat dijalankan dibanyak platform yaitu Windows, Mac OS, dan Linux.

Lanjutkan membaca Navicat

Rufus si Pembuat Instalasi OS di Flashdisk

Rufus merupakan salah satu aplikasi yang digunakan untuk membuat instalasi Operating System (OS) di Flashdisk. Untuk membuat instalasi OS di Flashdisk kita membutuhkan Flashdisk minimal 2 GB, aplikasi Rufus, dan File OS berformat ISO. Berikut ini langkah membuat instalasi OS di Flashdisk: Lanjutkan membaca Rufus si Pembuat Instalasi OS di Flashdisk

Mengatasi Komputer Tidak Support Instal OS melalui Flashdisk

Instal ulang pada komputer dapat dilakukan dengan berbagai banyak cara. Instal ulang komputer dapat kita lakukan melalui DVD, Flashdisk, dan Network. Itu semua tergantung komputer yang kita miliki. Untuk postingan saya kali ini saya akan mencoba menuliskan cara mengatasi komputer yang tidak support install OS dengan flashdisk dengan bantuan aplikasi EasyBCD (Download disini). Dengan aplikasi tersebut kita dapat menginstal melalui flashdisk . Silakan mengikuti langkah berikut ini:

Lanjutkan membaca Mengatasi Komputer Tidak Support Instal OS melalui Flashdisk