Megurutkan Isi Suatu Array Pada Java

Pada postingan saya kali ini akan membahas cara mengurutkan isi suatu array pada java.

Contoh program

import java.util.Arrays;

public class arraySort{
   public static void main (String [] args){

      char arrA [] = {'d','c','b','a'};

      System.out.print("Array sebelum diurutkan: " + 
                        String.valueOf(arrA) +"\n");
      //mengurutkan isi array
      Arrays.sort(arrA);

      System.out.print("Array setelah diurutkan: " + 
      String.valueOf(arrA)); 
    }
}

Gambar output

Selamat mencoba πŸ™‚

Mengkloning Array Pada Java

Pada postingan saya kali ini akan membahas cara mengkloning suatu array pada java.

Bentuk umum

tipe data ArrClone = arrAsal.clone();

Contoh program

public class arrKloning{
    public static void main (String [] args){
        //array asal
        char arrAsal[] = {'W','O','R','L','D'};
        //array hasil kloning
        char arrClone[] = arrAsal.clone();
        
        System.out.print(String.valueOf(arrClone));
    }
}

Gambar output

Selamat mencoba πŸ™‚

Mengcopy Isi Array Pada Java

Pada postingan saya kali ini akan membahas cara mengcopy isi suatu array pada java.

Bentuk umum

System.arrayCopy(arrAsal,idxAwalCopy,arrTujuan,idxAwalTujuan,jmlIdxCopy);

Contoh program

public class copyArray{
 public static void main (String [] args){
  char []arr = {'P','E','M','R','O','G','R','A','M','A','N',' ','J','A','V','A'};
        
        char [] arrSalin = new char [4];
        
        System.arraycopy(arr,12,arrSalin,0,4);
        System.out.print(String.valueOf(arrSalin));
    }
}

Gambar output

Selamat mencoba πŸ™‚

Perulangan For-Each Pada Java

Pada postingan saya kali ini akan membahas mengenai perulangan For-Each pada Java. Sebelum mempelajari materi ini, sebaiknya kalian memahami perulangan For terlebih dahulu (baca disini). Perulangan For-Each biasanya digunakan untuk mencetak isi suatu array.

Bentuk umum

for(tipeDataΒ namaVariabel : namaArray){Β Β 
    //kode program selanjutnyaΒ Β 
}

Mencetak array dengan perulangan for

public class cetakArrayFor{
     public static void main (String [] args){

          //array yang akan dicetak
          String nama[] = {"Joni","Susi","Tiur","Poltak"};

          //menggunakan perulangan for
          for(int i = 0; i < nama.length; i++){
               System.out.print(nama[i]+"\n");
          }
      } 
}

Mencetak array dengan perulangan for-eachΒ 

public class cetakArrayForEach{
    public static void main (String [] args){
        
        //array yang akan dicetak
        String nama[] = {"Joni","Susi","Tiur","Poltak"};
        
        //menggunakan perulangan foreach loop
        for(String i : nama){
            System.out.print(i+"\n");
        }
    }   
}

Gambar output

Perbedaan For dengan For-Each

Pada perulangan For terdapat variabel yang berfungsi sebagai counter (variabel i). Counter tersebut nantinya akan digunakan sebagai indeks untuk array saat melakukan pencetakan array. Sedangkan pada perulangan For-Each tidak menggunakan counter untuk mencetak array.

Selamat mencoba πŸ™‚

Menggunakan Delimeter Pada StringTokenizer Java

Pada postingan saya kali ini akan membahas mengenai penggunaan delimeter pada StringTokenizer java. Untuk memahami apa itu StringTokenizer silakan baca disini.

Contoh program

import java.util.*;  
import java.util.Scanner;  

public class Test {  
   public static void main(String[] args) {  
       
    //mendeklarasikan scanner
    Scanner masukan = new Scanner(System.in);
       
    System.out.print("Kata: ");
    String kata = masukan.nextLine();
       
    //delimeter u StringTokenizer [ !,?._'@]
    String delimeter = " !,?._'@";
    StringTokenizer st = new StringTokenizer(kata,delimeter);  
        
    //menghitung jumlah token 
    System.out.println("Jumlah Token: " +st.countTokens()+ "\n");
       
    //looping menampilkan token
      while(st.hasMoreTokens()){
          System.out.println(st.nextToken());
        }   
   }      
}

Output

Kata: He is a very very good boy, isn't he?
Jumlah Token: 10

He
is
a
very
very
good
boy
isn
t
he

Gambar output

Selamat mencoba πŸ™‚

Menggunakan StringTokenizer Pada Java

Pada postingan saya kali ini akan membahas mengenai penggunaan StringTokenizer pada java. StringTokenizer biasanya digunakan untuk memecah string menjadi beberapa bagian. Untuk menggunakan StringTokenizer kita harus mengimport terlebih dahulu StringTokenizer tersebut.

import java.util.StringTokenizer;

Setelah mengimport StringTokenizer tersebut, kita harus mendeklarasikan StringTokenizer pada program yang kita buat.

Bentuk umum

StringTokenizer strToken = new StringTokenizer(String str);

atau

StringTokenizer strToken = new StringTokenizer(String str, String delimeter);

Method pada StringTokenizer

boolean hasMoreTokens() Mengecek sisa token
String nextToken() Mengembalikan token berikutnya
int countTokens() Mengembalikan jumlah token yang tersedia
String nextToken(String delim) Mengembalikan token berikutnya dengan delimiter baru

Contoh program

import java.util.Scanner; 
import java.util.StringTokenizer; 

public class stringToken{ 
   public static void main(String [] args){

    //mendeklarasikan Scanner 
    Scanner input = new Scanner(System.in); 
    System.out.print("Masukan mapel kesukaan anda: "); 
    String mapel = input.nextLine(); 

    //mendeklarasikan StringTokenizer 
    StringTokenizer strToken = new StringTokenizer(mapel," ");

    while(strToken.hasMoreTokens()){
      System.out.println(strToken.nextToken()); 
    } 
   } 
}

Output

Masukan mapel kesukaan anda: Matematika Fisika Kimia Komputer
Matematika
Fisika
Kimia
Komputer

Gambar output

Selamat mencoba πŸ™‚

Membuat Program Biner ke Desimal Pada Java

Pada postingan saya kali ini akan membuat program yang dapat mengkonversi bilangan biner ke bilangan desimal. Untuk teorinya kalian dapat membacanya disini.

Flowchart program

Contoh program

import java.util.Scanner;
public class binerDesimal{
    public static void main (String [] args){
        
        //mendeklarasikan Scanner
        Scanner masukan = new Scanner(System.in);
        System.out.print("Masukan bilangan biner (8 digit): ");
        String bin = masukan.nextLine();
        int arrBiner[] = new int[8];
        
        //looping menyimpan biner ke array
        for(int i = 0; i < 8; i++){
            arrBiner[i] = Character.getNumericValue(bin.charAt(i));
        }
        
        int start=0;
        int arrPangkat[] = new int[8];
        //looping menampung hasil pemangkatan
            for(int k = 7; k >= 0; k--){
                arrPangkat[start] =arrBiner[start] * (int) Math.pow(2,k);
                start++;
            }
            
        //variabel menampung hasil
        int desimal = 0;
        //looping menjumlah arrPangkat
            for(int l = 0; l < 8; l++){
                desimal = desimal + arrPangkat[l];
            }
        
        System.out.print("Hasil: " + desimal);
    }
}

Output program

Masukan bilangan biner (8 digit): 00110010
Hasil: 50

Gambar output

Selamat mencoba πŸ™‚

Membuat Program Desimal ke Biner Pada Java

Pada postingan kali ini akan membuat program yang dapat mengkonversi bilangan desimal menjadi bilangan biner. Untuk Teorinya kalian dapat membacanya di sini.

Flowchart program

Contoh program

import java.util.Scanner;
public class desimalBiner{
    public static void main (String [] args){
        
        //mendeklarasikan scanner
        Scanner masukan = new Scanner(System.in);
        System.out.print("Masukan bilangan: ");
        int desimal = masukan.nextInt();
        
        //variabel menampung hasil bagi:
        int sisaBagi[] = new int[8];
        
        //looping u mencari sisaBagi dan membagi desimal dgn 2
        for(int i = 0; i < 8; i++){
            sisaBagi[i] = desimal % 2;
            desimal = desimal / 2;
        }
        
        //looping u mencetak hasil
        for(int j = 7; j >= 0; j--){
            System.out.print(sisaBagi[j]);
        }
        
    }
}

Output program

Masukan bilangan: 50
00110010

Gambar output

Selamat mencoba πŸ™‚

Function Pada Java

Pada postingan saya kali ini akan membahas mengenai function pada java. Function sebenarnya hampir mirip dengan prosedur pada java (baca disini). Perbedaannya function mengembalikan nilai.

Bentuk umum:

tipeData namaFunction(){
   //statemen yang akan dijalankan
   return nilaiReturn;
}

Contoh soal:

Buatlah program menghitung voume balok dengan menerapkan OOP. Gunakan function untuk menghitung volume balok.

Class balok:

public class balok{
    int panjang, lebar, tinggi;
    int cariVolume(){
        return panjang*lebar*tinggi;
    }
}

Class inputNilaiBalok:

import java.util.Scanner;
public class inputNilaiBalok{
    public static void main (String [] args){
        
        //mendeklarasikan Scanner
        Scanner masukan = new Scanner(System.in);
         
        balok b = new balok();
        System.out.print("Masukan panjang: ");
        b.panjang = masukan.nextInt();
        System.out.print("\nMasukan lebar: ");
        b.lebar = masukan.nextInt();
        System.out.print("\nMasukan tinggi: ");
        b.tinggi = masukan.nextInt();

        //memanggil function
        System.out.print("\nVolume = " + b.cariVolume());
    }
}

Output Class inputNilaiBalok:

Masukan panjang: 8

Masukan lebar: 7

Masukan tinggi: 6

Volume = 336

Gambar output:

Selamat mencoba πŸ™‚

Prosedur Pada Java

Pada postingan saya kali ini akan membahas prosedur pada java. Prosedur merupakan salah satu methode pada java. Prosedur tidak mengembalikan nilai.

Bentuk umum:

void namaProsedur(){
     //statemen yang akan dijalankan
     statemen;
}

Simulasi:

Kita akan membuat sebuah class dengan nama classBalok. Pada classBalok terdapat sifat (variabel) berupa pajang, lebar, dan tinggi yang bertipe integer. Pada classBalok juga terdapat sebuah prosedur dengan nama cariVolume. Prosedur tersebut berfungsi untuk mencetak volume balok. Rumus Volume balok = panjang x lebar x tinggi
Setelah itu kita akan membuat sebuah class yang bernama balokA. Pada balokA tersebut kita akan membuat objeck k1 yang memiliki sifat dari classBalok. Pada memberi nilai pada sifat tersebut. Panjang dengan nilai 6, lebar dengan nilai 5 dan tinggi bernilai 7. Lalu kita akan memanggil prosedur pada classBalok.

Class classBalok:

public class classBalok{
    //mendeklarasikan sifat (variabel)
    int panjang, lebar, tinggi;
    
    //membuat prosedur
    void cariVolume(){
        System.out.print("Volume balok = " + (panjang * lebar * tinggi));
    }
}

Class balokA:

public class balokA{
  public static void main (String [] args){
      //membuat object k1
      classBalok k1 = new classBalok();
      
      //memberikan nilai panjan, lebar, dan tinggi
      k1.panjang = 6;
      k1.lebar = 5;
      k1.tinggi = 7;
      
      //memanggil prosedur cariVolume
      k1.cariVolume();
    }
}

Gambar Relasi classBalok dengan balokA:

Output dari balokA:

Volume balok = 210

Gambar Output dari balokA:

Selamat mencoba πŸ™‚