Order by Pada MySQL

Pada postingan saya terdahulu sudah membahas mengenai cara menampilkan data (select) pada MySQL (baca di sini). Namun terkadang kita tidak hanya ingin menampilkan data tapi juga mengurutkan data berdasarkan kriteria tertentu. Untuk melakukan hal tersebut kita dapat menggunakan “order by ” pada query select. berikut ini bentuk umum penggunaan order by pada MySQL:

SELECT column1, column2,…FROM namaTable ORDER BY colum1,colum2,.. [ASC|DESC]

Keterangan:

ASC : (Ascending) mengurutkan data dari kecil ke besar

DESC : (Descending) mengurutkan data dari besar ke kecil

NB:

Jika tidak menggunakan pilihan [ASC|DESC] maka secara default menggunakan ASC.

Contoh:

SELECT * FROM karyawan ORDER BY nama DESC;

Untuk lebih jelasnya kalian dapat melihat video berikut ini:

Semoga bermanfaat 🙂

Distinct Pada MySQL

Distinct merupakan operator yang digunakan untuk menghilangkan data ganda. Distinct hanya digunakan pada query select saja. Berikut ini ilustrasi penggunaan distinct:

Table Buah

nama_Buah
Apel
Jeruk
Apel
Jambu
Semangka
Jambu
Melon

Pada table buah tersebut terdapat data yang merupakan beberapa nama buah. Jika kita menggunakan query select berikut ini:

SELECT nama_Buah from Buah;

maka akan menampilkan seluruh record pada table tersebut. Namun jika kita menggunakan query berikut ini:

SELECT DISTINCT nama_Buah from Buah;

maka hanya data unik saja yang ditampilkan (data ganda akan dihilangkan). Berikut data yang akan ditampilkan jika menggunakan operator distinct:

nama_Buah
Apel
Jeruk
Jambu
Semangka
Melon

Semoga bermanfaat 🙂

Delimiter Pada MySQL

Delimiter merupakan pembatas akhir pada statement query MySQL. Pada MySQL secara default menggunakan titik koma (;) sebagai delimiter. Namun kita dapat mengganti titik koma (;) tersebut dengan delimiter lain. Penggantian delimiter tersebut biasanya digunakan saat kita akan membuat procedure, function, ataupun trigger. Berikut ini cara untuk mengganti delimiter tersebut:

DELIMITER simbol

Keterangan:

Simbol: merupakan simbol yang akan dijadikan delimiter

Contoh:

DELIMITER |

Semoga bermanfaat 🙂

Delete Pada MySQL

Delete merupakan query yang digunakan untuk menghapus data yang ada pada database. Query delete biasanya menggunakan “where” untuk menentukan data yang akan dihapus. Berikut bentuk umum dari query tersebut:

DELETE FROM namaTable WHERE kondisi;

Varian dari query tersebut digunakan untuk menghapus data sesuai kondisi yang telah ditentukan. Berikut penjelasan dari varian tersebut:

  • namaTable : merupakan lokasi dari data yang akan dihapus
  • kondisi: syarat atau kriteria dari data yang akan dihapus.

Contoh:

DELETE FROM karyawan WHERE id = “1233333333333”;

DELETE FROM namaTable;

Varian dari query tersebut digunakan untuk menghapus seluruh data pada sebuah table. Jadi berhati-hatilah jika menggunakan varian tersebut.

Contoh:

DELETE FROM karyawan;

Untuk lebih jelas kalian dapat melihat video berikut ini:

Semoga bermanfaat 🙂

Operator AND, OR, dan NOT Pada MySQL

Pada postingan sebelumnya kita sudah belajar mengenai cara memfilter data (where) pada MySQL (baca di sini). Pada postingan tersebut kita memfilter data berdasarkan satu syarat atau kriteria saja. Terkadang kita ingin menampilkan data dengan syarat atau kriteria lebih dari satu. Untuk mengatasi hal tersebut kita dapat menggunakan operator AND, OR, dan NOT. Berikut ini penjelasan dari masing-masing operator:

WHERE kriteria1 AND kriteria2;

Pada operator AND, akan menampilkan data jika kedua kriteria terpenuhi.

Contoh:

SELECT * FROM karyawan WHERE jenkel = “L” AND alamat = “Jl. Jambu No.12”;

WHERE kriteria1 OR kriteria2;

Pada operator OR, akan menampilkan data jika salah satu kriteria saja yang terpenuhi.

Contoh:

SELECT * FROM karyawan WHERE id = “1111111111111” OR alamat = “Jl. Alpukat No.134”;

WHERE NOT kondisi;

Pada operator NOT, akan menampilkan data yang tidak sesuai dengan kondisi yang ditentukan.

Contoh:

SELECT * FROM karyawan WHERE NOT jenkel = “L”;

Untuk lebih jelasnya kalian dapat melihat video berikut ini:

Semoga bermanfaat 🙂

Where Pada MySQL

Pada postingan sebelumnya, kita sudah mempelajari cara menampilkan data (select) pada MySQL (baca di sini). Pada postingan tersebut, data yang ditampilkan merupakan data keseluruhan pada table. Terkadang kita hanya ingin menampilkan atau mencari beberapa data yang mempunyai syarat atau kriteria khusus saja. Untuk melakukan hal tersebut kita memerlukan query “where”. Query tersebut digunakan untuk memfilter data. Where dapat digunakan pada query select, update, dan delete. Berikut ini operator yang sering digunakan pada query tersebut:

OperatorDeskripsi
=Sama dengan
>Lebih besar
<Kurang
>=Lebih besar atau sama dengan
<=Kurang atau sama dengan
<>Tidak sama dengan
BETWEENDiantara
LIKESeperti
INMenentukan beberapa nilai

Berikut ini bentuk umum dari query tersebut:

WHERE kondisi;

Keterangan:

  • Kondisi : merupakan syarat atau kriteria khusus dari data yang ingin ditampilkan, diubah, atau dihapus.

Contoh:

SELECT * FROM karyawan WHERE jenkel = “L”;

Untuk lebih jelasnya kalian dapat melihat video berikut ini:

Semoga bermanfaat 🙂

Update Pada MySQL

Pada postingan sebelumnya kita sudah mempelajari cara memasukan data (insert) pada MySQL (baca disini). Namun terkadang data yang sudah kita masukan tersebut terjadi kesalahan input, kesalahan data, atau terjadi perubahan data sehingga kita ingin mengubah data tersebut. Kita dapat melakukannya dengan menggunakan query update. Terdapat beberapa varian dari query tersebut. Berikut ini varian query update yang sering digunakan:

UPDATE namaTable SET namaKolom = nilaiBaru WHERE kondisi;

Varian dari query update tersebut digunakan untuk melakukan pengubahan pada satu kolom. Berikut keterangan dari varian tersebut:

  • namaTable : merupakan table dimana data tersebut berada
  • namaKolom: merupakan kolom yang ingin diubah
  • nilaiBaru: merupakan nilai baru dari kolom yang ingin diubah
  • kondisi: merupakan filter atau syarat dari baris (row) yang akan diubah

Contoh:

UPDATE karyawan SET alamat = “Jl. Jambu No. 12” WHERE id = “1111111111111”;

Lanjutkan membaca Update Pada MySQL

Select pada MySQL

Select merupakan query yang digunakan untuk menampilkan data pada MySQL. Banyak varian dari query select. Berikut varian query select yang sering digunakan:

SELECT * FROM namaTable;

Varian tersebut digunakan untuk menampilkan seluruh(*) data pada table namaTable.

SELECT column1, column2,… FROM namaTable;

Varian tersebut digunakan untuk menampilkan beberapa kolom dari suatu table. Jadi jika menggunkan varian tersebut, column yang tidak dideklarasikan tidak akan ditampilkan.

Contoh:

SELECT id, nama, jenkel, alamat FROM karyawan;

Dari contoh diatas maka hanya column id, nama, jenkel, alamat yang akan ditampilkan.

SELECT namaTable.namaColumn1, namaTable.namaColumn2,….FROM namaTable;

Pada varian tersebut menggunakan prefix namaTable. Jadi sebelum namaColumn terlebih dahulu didekalarasikan namaTable dari Column tersebut. Varian tersebut sering digunakan saat menggabungkan beberapa table.

Contoh:

SELECT karyawan.id, karyawan.nama, karyawan.jenkel, alamat FROM karyawan;

Lanjutkan membaca Select pada MySQL

Insert Pada MySQL

Insert merupakan query yang digunakan untuk memasukan data ke dalam suatu table. Terdapat banyak varian dari query insert. Berikut ini beberapa varian dari query insert yang sering digunakan:

INSERT INTO namaTable VALUES (value1, value2,……..);

Query tersebut merupakan salah satu varian dari query insert. Jika menggunakan varian tersebut kita harus mengetahui struktur dari suatu table (urutan column pada table), sehingga value yang dimasukan tidak salah.

INSERT INTO namaTable (Column1, Column2, ….) VALUES (value1, value2,….);

Varian tersebut merupakan varian yang sering digunakan pada query insert. Pada varian tersebut terlebih dahulu diberitahukan list urutan dari column pada table (Column1, Column2,). Sehingga memudahkan kita untuk memasukan value dari column tersebut (value1, value2,…..).

Keterangan:

value1 ==> merupakan nilai dari column1

Value2 ==> merupakan nilai dari column2

INSERT INTO namaTable (Column1, Column2, ..) VALUES

(value1, value2, …),

(value1, value2,….));

Varian tersebut digunakan untuk memasukan lebih dari satu data (rows). Setiap rows dipisah dengan tanda koma (,). Jika terjadi error karena kesalahan nilai dari salah satu value, maka seluruh data tidak tersimpan ke dalam table.

INSERT IGNORE INTO namaTable (Column1, Column2, ..) VALUES

(value1, value2, …),

(value1, value2,….));

Varian tersebut digunakan untuk memasukan lebih dari satu data (rows). Namun pada varian tersebut jika ada error karena kesalahan input value, maka hanya data yang salah tersebut yang tidak tersimpan pada table.

Semoga bermanfaat 🙂

Table Pada MySQL

Table pada MySQL merupakan tempat untuk menyusun data. Table terdiri dari kolom dan baris. Kolom (column) pada basisdata disebut dengan field. Sedangkan baris (rows) disebut dengan record. Berikut ini query table yang sering digunakan pada MySQL.

SHOW TABLES;

Query tersebut digunakan untuk menampilkan seluruh table yang berada pada suatu database.

SHOW TABLES LIKE “namaTable%“;

Query tersebut digunakan untuk menampilkan seluruh table yang berawalan “namaTable” pada suatu database.

DESCRIBE namaTable;

Query tersebut digunakan untuk menampilkan struktur dari suatu table.

DESC namaTable;

Query tersebut digunakan untuk menampilkan struktur dari suatu table.

CREATE TABLE IF NOT EXISTS namaTable ( column_definition1, column_definition2,……, table_constrait);

Query tersebut digunakan untuk membuat table baru. Table tersebut terdiri dari beberapa kolom (column_definition1,column_definition2).

Contoh:

CREATE TABLE IF NOT EXISTS karyawan ( id varchar(13) not null, nama varchar(50) not null, jenkel varchar(1), primary key (id));

Lanjutkan membaca Table Pada MySQL